Jamur Tiram semakin digemari oleh masyarakat, dan keberadaannya semakin diburu oleh konsumen, dikarenakan oleh mudahnya mengolahnya menjadi berbagai macam masakan, ditunjang penampilan serta rasanya yang menggugah selera, dan yang tak kalah pentingnya adalah manfaatnya bagi kesehatan.
Peluang ini menjadikan semakin bertambahnya masyarakat yang mencoba untuk merintis usaha budidaya jamur tiram ini.
Usaha budidaya jamur adalah usaha yang gampang-gampang susah untuk dijalankan, terutama di daerah yang memiliki suhu yang cukup tinggi, dikarenakan jamur lebih bagus bila dikembangkan di daerah bersuhu kisaran 26-28 derajat celcius.
Harga jamur juga variatif, dari daerah yang satu dengan daerah yang lainnya.
Sehingga di daerah yang stok jamurnya melimpah, dapat menjual stoknya yang berlebih ke daerah yang membutuhkan pasokan jamur yang tinggi.
Tingginya kebutuhan jamur di suatu daerah, dan rentannya jamur akan kerusakan, membuat pemasok jamur berupaya agar jamur dapat bertahan lama.
Seperti kita ketahui, jamur adalah sejenis tumbuhan yang relatif singkat masa hidupnya, dan sudah barang tentu jamur mudah sekali rusak setelah dipanen.
Ada beberapa cara agar jamur dapat bertahan lama, salah satunya adalah dimasukkan lemari pendingin, itupun hanya dapat bertahan beberapa hari saja, dan dengan penanganan ekstra, yakni dengan mengeringkan jamur dengan di lap bilamana uap air di dalam kantong plastik sudah mulai muncul.
Saat membeli jamur lihat kondisi jamur, jamur segar relatif kering dan tidak berbau menyengat. sedangkan jamur yang mulai rusak, selain menjadi basah, juga mengeluarkan aroma yang kurang sedap.
Semoga dengan keberadaan jamur yang semakin digemari masyarakat, dan tingkat kerusakan jamur yang tinggi, tidak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab dengan menggunakan bahan pengawet yang tidak diizinkan bagi kesehatan.
Untuk itu konsumen perlu jeli dalam membeli jamur mentah di pasaran,
Untuk Pemesanan Log dan Jamur : 085707515817
Senin, 29 Agustus 2016
Rabu, 15 Juni 2016
Kandungan Jamur Tiram dan Manfaatnya Bagi Kesehatan
Jamur, siapa yang tidak mengenal tumbuhan ini. Bahkan bangsa China, Jepang, Korea, dan Mesir sudah menikmati tumbuhan ini sebagai hidangan masakan yang lezat sejak 3000 tahun yang silam. Namun, kala itu masih terbatas pada kalangan keluarga kerajaan saja. Mereka mempercayai bahwa dengan mengkonsumsi jamur akan mendapatkan kekekalan, sehingga masyarakat umum dilarang memakannya karena ketersediaannya yang masih sangat terbatas. Baru sejak abad ke-6, jamur sudah mulai dibudidayakan dengan tiga varian tumbuhan jamur, dan kesemua itu dipelopori oleh bangsa China.
Jenis tumbuhan jamur banyak ragamnya, dari jamur
kuping, jamur winter/enokitake, jamur shiitake, jamur merang, jamur kancing,
jamur maitake, jamur tiram, dan masih banyak lagi yang lainnya. Dari sekian
banyak jenis tumbuhan jamur tersebut. Jamur tiram adalah salah satu jenis
tumbuhan jamur yang dapat dibudidayakan dengan baik di Indonesia, dan cara
perawatannyapun relatif mudah, dengan nilai gizi dan khasiat yang baik bagi
kesehatan.
Jamur tiram terdiri dari beberapa jenis, yang dapat
dibedakan dari warnanya, yakni jamur tiram putih (Pleurotus ostreatus), kuning
(Pleurotus citrinipileatus), pink (Pleurotus flabellatus), coklat (Pleurotus
cystidiosus), abu-abu (Pleurotus cystidius), dan ada lagi jamur tiram raja
(Pleurotus umbellatus).
Dari sekian banyak jenis jamur tiram tersebut memiliki
kandungan yang berbeda-beda, sehingga manfaatnyapun relatif berbeda antara yang
satu dengan yang lain. Namun secara umum jamur tiram memiliki kandungan sebagai
berikut :
Kandungan Gizi Jamur Tiram Segar Per 100 Gram
Kandungan
Dalam gram
Protein
13,8
Serat
3,5
Lemak
1,41
Abu
3,6
Karbihidrat
61,7
Kalori
0,41
Kalsium
32,9
Zat Besi
4,1
Fosfor
0,31
Vitamin B1
0,12
Vitamin B2
0,64
Vitamin C
5
Niasin
7,8
Sumber : FAO 1992
Manfaat jamur tiram bagi kesehatan diantaranya adalah ampuh menurunkan kadar kolesterol, karena ia
mengandung lovastatin, C24H36Os yang termasuk dalam kelompok statin, zat ini
banyak digunakan untuk menurunkan kolesterol (agen hipolipidemik) baik bagi penderita kencing kencing manis, karena
jamur tiram memilki indeks glikemik
rendah ,kaya serat sehingga berguna untuk memperbaiki gangguan pencernaan,
cocok bagi mereka yang sedang melakukan diet penurunan berat badan karena jamur
tiram rendah sekali kandungan lemak, mencegah anemia karena jamur tiram
memiliki kandungan zat besi dan niasin yang berguna untuk pembentukan sel-sel
darah merah, , mencegah dan mengobati tumor dan kanker, kandungan, asam amino, polisakarida
lentinan dalam jamur tiram dipercaya mampu menekan pertumbuhan sel-sel kanker,
khususnya kanker kolon , dengan kontinyu mengkonsumsi sekitar 7 kg seminggu atau 1 kg per hari selama 6 bulan untuk
pengobatan, serta hipertensi karena jamur tiram mengandung kalium yang
berfungsi untuk membantu menurunkan tekanan darah.
Jamur tiram juga baik untuk membantu mengatasi kasus kekurangan gizi bagi orang dewasa maupun anak-anak, dan Ibu hamil maupun menyusui.
Jamur tiram juga baik untuk membantu mengatasi kasus kekurangan gizi bagi orang dewasa maupun anak-anak, dan Ibu hamil maupun menyusui.
Masih ragu untuk mengkonsumsi jamur tiram...???
Aman dikonsumsi setiap hari Lho...!
Catatan : Untuk menjaga kualitas jamur
agar tidak mengurangi khasiatnya, maka mengolah jamur hendaknya tidak menggunakan suhu
yang terlalu tinggi. Olahan jamur sebaiknya tidak dipanaskan kembali karena
akan berdampak negative. haruslah
dikonsumsi dalam keadaan segar. Karena, jika jamur dipanaskan terus menerus,
kandungan protein dalam jamur akan berubah dan nutrisinya berkurang. Yang
bahaya, panas berlebih pada jamur, bisa memicu timbulnya racun yang
memberikan dampak buruk bila anda memakannya.
DAFTAR PUSTAKA
AgroMedia.2009.Buku Pintar Bertanam Jamur Konsumsi.Jakarta: AgroMedia Pustaka
Soenanto, Hardi.1999.Jamur Tiram Budidaya dan Peluang Usaha.Solo: Aneka Ilmu
Trubus.2010.Jamur Tiram Dua Alam Dataran Rendah dan
Tinggi.Jakarta: Trubus
Langganan:
Postingan (Atom)

